Rabu, 17 September 2014

Klasifikasi Kebutuhan Manusia

Klasifikasi Kebutuhan Manusia - Hallo sahabat Chord Gitar Indonesia, Pada sharing Kunci gitar kali ini yang berjudul Klasifikasi Kebutuhan Manusia, saya telah menyediakan lirik lagu lengkap dengan kord gitarnya dari awal lagi sampai akhir lagu. mudah-mudahan isi postingan kunci gitar yang saya tulis ini dapat anda pahami. okelah, ini dia chord gitarnya.

Penyanyi : Klasifikasi Kebutuhan Manusia
Judul lagu : Klasifikasi Kebutuhan Manusia

lihat juga


    Klasifikasi Kebutuhan Manusia

    Artikel #Buku Tematik Kelas 5 SD,

    Klasifikasi Kebutuhan Manusia

    Kebutuhan manusia itu ada yang berdasarkan tingkat kepentingan, waktu pemenuhan, sifat, dan
    subjeknya.

    Kebutuhan manusia berdasarkan tingkat kepentingan
    Pengelompokan kebutuhan manusia berdasarkan tingkat kepentingan  terdiri atas kebutuhan primer, sekunder dan tersier.
    > Kebutuhan primer adalah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.
    Kebutuhan primer contohnya kebutuhan akan makan,
    minum, pakaian, perumahan, dan
    kebutuhan akan pendidikan.
    > Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan manusia yang kedua,
    karena muncul setelah kebutuhan primer terpenuhi.
    Kebutuhan ini bersifat tidak pokok, namun jika kebutuhan ini terpenuhi akan dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang atau kehidupan seseorang menjadi lebih baik.
    > Kebutuhan tersier adalah kebutuhan akan barang-barang mewah.
    Kebutuhan ini disebut juga dengan kebutuhan luks. Kebutuhan tersier
    ini akan muncul setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi.
    Kebutuhan tersier misalnya perhiasan, telepon genggam, laptop, televisi LCD, antena parabola, dan mobil mewah.

    Kebutuhan manusia Berdasarkan waktu pemenuhannya
    Berdasarkan waktu pemenuhannya,
    kebutuhan terdiri atas kebutuhan
    masa kini dan masa akan datang.
    > Kebutuhan masa kini adalah kebutuhan yang dirasakan mendesak, harus segera dipenuhi.
    Apabila kebutuhan ini tidak tercapai
    dalam pemenuhannya, maka kehidupan seseorang akan terganggu, misalnya kebutuhan makan bagi orang yang lapar, kebutuhan minum bagi orang yang haus.
    > Kebutuhan masa akan datang adalah kebutuhan yang pemenuhannya dapat ditangguhkan sampai waktu yang telah ditentukan.
    Kebutuhan ini dapat ditunda karena
    kebutuhan tersebut belum dirasakan mendesak atau masih
    belum banyak penggunaannya, misalnya kebutuhan akan payung atau jas hujan untuk persediaan musim penghujan nanti.

    Kebutuhan manusia berdasarkan sifatnya
    Berdasarkan sifatnya, kebutuhan terdiri atas kebutuhan jasmani dan rohani.
    > Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang berhubungan dengan kesehatan fisik manusia.
    Misalnya, agar kesehatan seseorang terjaga, maka ia harus
    cukup mengonsumsi makanan yang kaya akan gizi dan berolahraga.
    > Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang berhubungan dengan kesehatan mental atau jiwa seseorang.
    Kebutuhan ini meliputi beribadah kepada Tuhan YME, rekreasi, atau menuntut ilmu untuk menambah
    pengetahuan.

    Kebutuhan Manusia berdasarkan Subjeknya
    Kebutuhan berdasarkan subjeknya
    yang terdiri atas kebutuhan pribadi
    dan sosial.
    > Kebutuhan pribadi berhubungan
    dengan selera atau pilihan masing-masing.
    Misalnya model, warna, corak, dan ukurannya akan berbeda sesuai dengan selera masing-masing.
    > Kebutuhan sosial adalah kebutuhan yang diperlukan oleh orang banyak, meliputi keluarga hingga masyarakat.
    Kebutuhan sosial ini sifatnya dapat
    dinikmati oleh orang banyak. Misalnya lingkungan tempat tinggalmu mungkin seluruh warga
    membutuhkan pos kamling untuk
    keperluan ronda malam, masjid sebagai sarana ibadah warga, atau jembatan untuk sarana lalu lintas.

    Kelangkaan Sumber Daya
    Kebutuhan manusia yang tidak terbatas, beraneka ragam, dan berlangsung terus-menerus membutuhkan alat pemuas kebutuhan. Alat pemuas kebutuhan itu berupa barang dan jasa. Untuk menghasilkan barang-barang pemuas kebutuhan, manusia memerlukan sumber daya.
    Sumber daya dalam ilmu ekonomi terdiri atas sumber daya alam, sumber daya manusia, dan modal.
    1. Sumber daya alam adalah segala
    sesuatu yang bisa dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhannya yang berasal dari alam. Contohnya berbagai jenis
    hewan dan tumbuhan, barang
    tambang, air, dan tanah.
    Sumber daya alam dapat digolongkan menurut beberapa kriteria tertentu, yaitu:
    a. Berdasarkan sifat
    > Sumber daya alam yang dapat diperbarui (renewable resource), yaitu sumber daya alam yang keberadaannya masih dapat dipertahankan keberadaannya melalui pembaruan atau perkembangbiakan.
    Contohnya tanaman pertanian, perikanan, peternakan,
    dan perkebunan.
    > Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui ( unrenewable resources), yaitu sumber daya alam ketika habis dipakai tidak dapat diusahakan lagi keberadaannya. Hal ini karena proses pembentukannya membutuhkan waktu geologi yang berjuta-juta tahun lamanya.
    Misalnya, barang-barang tambang.
    > Sumber daya alam lestari (lasting
    resources), yaitu sumber daya alam
    meskipun dipakai secara terus-menerus, keberadaannya akan
    tetap ada atau awet, walaupun kualitas dari sumber daya alam
    tersebut menurun.
    Contohnya air, udara, panas bumi,
    dan sinar matahari.

    b. Berdasarkan potensinya
    > Sumber daya alam materi, yaitu sumber daya alam yang dimanfaatkan dalam bentuk fisik,
    seperti batu, emas, kayu, besi, dan
    serat kapas.
    > Sumber daya alam energi, yaitu sumber daya alam yang dimanfaatkan sebagai sumber energi, misalnya angin, air, batubara, minyak bumi, dan gas alam.
    > Sumber daya alam ruang, yaitu sumber daya alam yang berupa ruang atau tempat hidup seperti area tanah, perairan, dan udara.

    2. Sumber daya manusia disebut juga sumber tenaga kerja.
    Sumber daya manusia ini tidak kalah pentingnya dengan sumber daya alam. Tanpa adanya sumber daya manusia, maka sumber daya alam tidak akan dapat dikelola dengan baik. Di Indonesia, manusia yang digolongkan sebagai tenaga kerja ialah yang berumur 15-65 tahun.

    3. Sumber daya yang ketiga ialah modal. Modal dapat berupa uang dan barang.
    Modal yang berupa barang misalnya bangunan tempat usaha, lahan pertanian, perangkat kantor, dan mesin-mesin produksi. Modal
    didapatkan melalui pengorbanan.
    Modal disebut sebagai sumber daya yang terbatas pula. Hal itu terjadi karena alat pemuas kebutuhan jumlahnya sedikit dan sukar didapat.
    Alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya sedikit dan sukar didapat disebut langka (scarcity).
    Alat pemuas kebutuhan jumlahnya
    sedikit dan terbatas disebabkan oleh beberapa hal.

    Beberapa penyebab kelangkaan barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan yang dimaksud adalah sebagai berikut:
    > Sukar memperolehnya, contohnya tenaga ahli yang sangat di butuhkan dalam berbagai bidang
    jumlahnya sedikit.
    > Barang atau jasa tersebut sangat banyak yang membutuhkan, contohnya minyak bumi banyak dibutuhkan, kegiatan industri dan
    transportasi, tetapi jumlahnya terbatas dan semakin lama semakin habis.
    > Letak geografis atau tempat, contohnya buah kurma hanya tumbuh di Arab Saudi atau rempah-rempah banyak terdapat di Indonesia.

    Manusia memiliki sifat tidak pernah
    puas, maka tidaklah mengherankan jika kebutuhan manusia tidak terbatas.
    Ada beberapa hal yang menyebabkan kebutuhan manusia tidak terbatas, antara lain:
    > Sifat manusia yang tidak pernah puas,
    > Pertambahan penduduk,
    > Kemajuan ilmu pengetahuan dan
    teknologi,
    > Perubahan taraf hidup yang semakin meningkat,
    > Kebudayaan yang semakin maju,
    > Semakin mudahnya transportasi.

    Sumber: Media Belajar



    Demikianlah Artikel Klasifikasi Kebutuhan Manusia

    Sekian Kunci gitar Klasifikasi Kebutuhan Manusia, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sekian postingan Chord gitar lagu kali ini.

    Anda sedang membaca artikel Klasifikasi Kebutuhan Manusia dan artikel ini url permalinknya adalah https://tugassekolahinstan.blogspot.com/2014/09/klasifikasi-kebutuhan-manusia.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

    Tag : ,

    0 komentar

    Posting Komentar